Pada matahari kusiapkan secercah sinar
Pada lautan telah kusiapkan garam
Hingga seonggok cahaya kudapati binar
Usir angin yang mengusik api memadam
Bicaraku pada hati yang bisu
Teriakku pada sukma yang beku
Urung pilu kuraut tawa
Tak sadar biduk air mata bergerilya
Ku berlari ke telaga
Berharapku hilangkan dahaga
Yakinku pada langkah jiwa titian raga
Mengusap lembut rona berjelaga
Nanti saat mataku terpejam
Mungkin matahari belum terbenam
Ku ingin teguk air telagamu
Membasuh kering kerongkonganku
Tetaplah menjadi telaga
Oase bersiaga
Izinkan ku duduk di tepianmu
Sampai nanti ke surga kau mengantarku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar